4 ABG Dibina 1 Tahun Terkait Dakwaan Pemerkosaan

enakdibaca – Pengadilan di Surabaya memberi hukuman 1 tahun penjara terkait kasus pemerkosaan terhadap tetangganya sendiri yang berinisial FR. 4 ABG dibina 1 tahun penjara terkait dakwaan pemerkosaan ini berinisial AS,MH,LR dan MY.

Baca Juga : PESAN JOKOWI  (kasus pemerkosaan)

pemerkosaan dibawah umur

Pil yang digunakan 4 ABG Dibina 1 Tahun Terkait Kasus Pemerkosaan.

Hakim menyatakan keempat terdakwa bersalah karena sudah membahayakan keadaan psikologis korban yang pasti mengalami rasa trauma yang besar. Kini keempat terdakwa kasus pemerkosaan yang masih anak anak di bawah umur mendapatkan hukuman sesuai dengan pasal yang berlaku.

Dalam amar putusan hakim menyatakan ” Dengan ini diberi hukuman satu tahun pembinaan terhadap keempat terdakwa di UPT Marsudi Putra,Panti Rehabilitasi Dinas Sosial Jawa Timur di Surabaya, Pembinaan itu memberikan perlatihan kerja dan keterampilan sesuai dengan usia terdakwa yang masih dibawah umur”, terang hakim.

“Mereka dijerat pasal 76 huruf E, UU perlindungan anak tentang pencabulan anak di bawah umur” tambah Ketua Majelis Hakim Hanung Dwi Wibowo.

Kasus pemerkosaan terhadap FR itu terjadi sekitar bulan april lalu. Pelakunya ada delapan anak sedangkan empat pelaku lainnya masih dibawah umur 12 tahun. Sesuai dengan uu di Indonesia anak yang berada dibawah 12 tahun tidak bisa mengikuti persidangan sehingga hakim tidak dapat menghadirkan keempat tersangka lainnya

Dan untuk otak dibalik kasus pemerkosaan ini adalah AS dan MH, mereka berdua merencanakan bagaimana agar dapat mempengaruhi FR yang sudah menjadi bidikan mereka. Dengan alasan akan mengajak korban berjalan jalan keliling kota, mereka membawa FR ke perkebunan kemudian diberikan obat pil koplo yang diduga untuk memperdayai supaya korban kehilangan kesadarannya sehingga mereka bebas untuk melakukan pemerkosaan.

Dengan adanya kasus seperti ini, warga Surabaya mengatakan untuk kedepannya mereka akan lebih waspada kepada anak perempuan dan akan lebih menjaga untuk akses anak lelaki mereka dengan sosial media yang kian marak dan obat obatan terlarang.

Keluarga korban FR juga sudah memaafkan para pelaku namun keluarga berharap mereka diberi hukuman yang pantas agar kelak kejadian yang sama tidak akan pernah terulang kembali di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow