Sembako Murah Akan Segera Dijual Di Halte Transjakarta

enakdibaca¬†–¬†Upaya menekan harga bahan pokok tak sekadar menyentuh di sejumlah pasar tradisional.
PT Transjakarta pun berencana melakukan penjualan bahan pokok di beberapa halte busway pada bulan ramadan.
Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan, PT Transjakarta berencana melakukan penjulalan bahan pokok tersebut di halte yang tidak terintegrasi dan dekat dengan permukiman. Sehingga hal itu tidak mengganggu kenyamanan para penumpang.
“Ini (penjualan bahan pokok) adanya di seluruh halte busway ujung dekat dengan pemukiman. Misalnya, koridor dua di Pulo Gadung Jakarta Timur, Kali Deres Jakarta Barat,” ujarnya di Gudang Beras, Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17/5/2017).
Nantinya ada 50 halte busway yang akan mengelar stand untuk menjual sembako murah ini.
“Nanti kita pasangan harganya disetiap busway, kita jual satuan, sementara dalam sistem pembayarannya mengunakan kartu (non tunai),” katanya.
Namun walau sistem pembayaran untuk sementara masih dalam bentuk non tunai, Budi menegaskan bahwa setiap halte TransJakarta sudah terdapat mesin EDC, sehingga penguna dapat menggunakannya untuk pembayaran.
Dalam kesempatan ini PT TransJakarta hanya menyediakan tempat saja, sedangkan dalam penjualannya itu dari PD Pasar Jaya.
Kendati begitu, Budi belum dapat memastikan terkait penjualan sembako tersebut akan berlangsung terus menurus hingga usai ramadhan.
PT Transjakarta, kata ia, baru sekadar berencana menjual bahan pokok saat ramdhan pada pukul 16.00-19.00 WIB.
“Kami mau mempelajari apakah di waktu malam ada perilaku perubahan pembeli. Jadi, kami sekadar memanfaatkan seluruh jaringan transjakarta agar bermanfaat. Kalau orang kesulitan dapat bahan pokok murah, akhirnya terpaksa beli mahal. Disinilah kami hadir untuk mereka,” katanya.
Tambah ruang
Sementara itu Direktur Eksekutif Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Dedy Herlambang menilai, penjualan bahan-bahan pokok di halte busway sangat bagus untuk sekadar melayani penumpang.
Hanya saja, PT Transjakarta juga harus memikirkan ruang aksesibilitas bagi para penumpang. Tujuannya, penumpang agar tetap merasa nyaman dalam memakai layanan transportasi.
“Tidak masalah, namun kalau penumpang merasa terganggu karena adanya lapak tersebut?. Sebab, halte busway banyak yang ruang terbatasnya sempit,” kata Dedy.
PT Transjakarta menurutnya harus menambah ruang halte busway yang dikhususkan untuk penjualan bahan-bahan pokok tersebut.
Bila hal Itu tak dilakukan bakal terjadi penumpukan penumpang di setiap halte.
“Kalau sulit menambah lebar halte, maka bisa memperpanjang halte fisible. Misalnya, halte harmoni Jakarta Pusat bisa diperpanjang untuk buka lapak tersebut,” kata Dedy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow